HACKER BJORKA UMBAR DATA PRIBADI PEJABAT TINGGI INDONESIA. Luhut, Menkominfo, Anies dan Tito Karnavian!
PURWAKARTA ONLINE, Jakarta - Ternyata hacker Bjorka memang sudah keterlaluan.
Hacker Bjorka umbar Data pribadi para pejabat tinggi Indonesia diumbar dengan begitu memalukan.
Seakan sistem keamanan data di Indonesia memang begitu rentan untuk dibobol, hacker Bjorka menunjukkan hal tersebut
Dilansir dari Bonser News, Bjorka Berulah Lagi! Giliran Data Pribadi Diduga Milik Luhut Pandjaitan, Tito Karnavian, dan Anies Baswedan.
Tampaknya tidak ada yang mampu menghentikan aksi peretasan informasi data pribadi yang digencarkan hacker Bjorka meskipun akun Twitter miliknya, @Bjorkanism, telah ditangguhkan atau tidak dapat diakses.
Sebelumnya, pada Sabtu lalu, hacker Bjorka telah mengumbarkan data pribadi yang diduga milik Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate kepada publik
Tampaknya tidak ada yang mampu menghentikan aksi peretasan informasi data pribadi yang digencarkan hacker Bjorka meskipun akun Twitter miliknya, @Bjorkanism, telah ditangguhkan atau tidak dapat diakses.
Sebelumnya, pada Sabtu lalu, hacker Bjorka telah mengumbarkan data pribadi yang diduga milik Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate kepada publik
Adapun data pribadi yang dibocorkan Bjorka yakni mulai dari nomor ponsel, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga (KK), alamat rumah, agama, nama orang tua, hingga ID vaksin.
Tanpa ada rasa takut, peretas Bjorka kembali membongkar data pribadi milik sejumlah pejabat pemerintah Indonesia lewat kanal Telegram bernama 'Bjorka' pada Senin, 12 September 2022.
Kali ini korbannya adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dan juga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Hacker Bjorka bongkar data pribadi Menko Marves Luhut Pandjaitan. (Bonsernews.com/Telegram/Bjorka)
Data Pribadi Luhut Bocor
Akibat kebocoran tersebut, beragam data pribadi yang diklaim milik Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan itu bisa dikonsumsi oleh publik yang bergabung dengan akun Telegram Bjorka.
Sedangkan vaksinasi COVID-19 kedua, dia lakukan hanya satu bulan setelahnya, yakni 3 April 2021.
Ada yang menarik di balik kebocoran data milik sang Menko Marves tersebut, di mana tidak tersedia data vaksin ketiga.
Sedangkan vaksinasi COVID-19 kedua, dia lakukan hanya satu bulan setelahnya, yakni 3 April 2021.
Ada yang menarik di balik kebocoran data milik sang Menko Marves tersebut, di mana tidak tersedia data vaksin ketiga.
Sedangkan vaksinasi COVID-19 kedua, dia lakukan hanya satu bulan setelahnya, yakni 3 April 2021.
Ada yang menarik di balik kebocoran data milik sang Menko Marves tersebut, di mana tidak tersedia data vaksin ketiga.
Data pertama yang dibagikan hacker Bjorka adalah milik Tito Karnavian.
Sang peretas pun menuliskan keterangan dalam unggahannya, "U can ask about Sambo to him. Because Sambo is his guy".
(Anda bisa bertanya soal Sambo ke dia. Karena Sambo adalah orangnya).
Tak lama setelahnya, Bjorka membagikan data pribadi yang diklaim milik Anies Baswedan.
"Have you solved the problem of flooding and traffic jam, sir? Because Jakarta is not only Sudirman and Thamrin," tulis Bjorka dalam keterangan fotonya.
(Apakah masalah banjir dan macet sudah teratasi, Pak? Sebab Jakarta tak hanya Sudirman dan Thamrin).
Dari data yang tersebar dan terlihat, diduga Anies Baswedan memiliki delapan nomor ponsel.
Informasi pribadi Mendagri Tito Karnavian dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bocor ke publik.
Adapun data yang dibagikan Bjorka mencakup nama, jenis kelamin, nomor telepon, Nomor Induk Kependudukan (NIK), hingga nomor Kartu Keluarga (KK).
Selain itu, dia juga membocorkan alamat, tempat tanggal lahir, pekerjaan, pendidikan, agama, golongan darah, status pernikahan, status keluarga, nama istri, nama ayah, nama ibu, dan sertifikat vaksin.
Ketiga tokoh ini menambah daftar panjang tokoh pejabat pemerintah yang datanya disebarluaskan Bjorka.
Sebelum ini, Bjorka pun mencolek sekaligus menyindir Menkominfo Johnny G Plate yang mengganti nomor teleponnya setelah disebarkan ke publik.
Johnny mengganti nomornya ke nomor telepon Amerika yang diawali dengan kode +1.
"Kenapa Anda ganti nomor telepon ke nomor telepon AS, pak @PlateJohnny? Apa betul nomor Indonesia tidak aman lagi digunakan," sindir Bjorka.
Sosok Bjorka saat ini masih misterius identitasnya, setelah ia diduga menyebarkan berbagai data pribadi masyarakat Indonesia dari berbagai sumber.
Termasuk data registrasi SIM card prabayar, dokumen rahasia Presiden RI Joko Widodo, dan lain sebagainya.
Terakhir, Bjorka juga mengatakan siapa otak pembunuhan aktivis Munir pada tahun 2004 silam.
Ia pun mengaku tengah menyiapkan data MyPertamina untuk disebarkan ke publik
Cek Berita dan Artikel yang lain di https://bit.ly/3Bf5nTM


0 komentar:
Posting Komentar